Kapolres TTS Terima Silaturahmi Tokoh Agama, Bahas Persiapan Perayaan Mukjizat Air Berubah Menjadi Anggur

Kapolres TTS Terima Silaturahmi Tokoh Agama, Bahas Persiapan Perayaan Mukjizat Air Berubah Menjadi Anggur

Tribratanewstts.com – Kapolres Timor Tengah Selatan (TTS) AKBP Kristiyan B. Martino, S.H., S.I.K., M.M., CELM., menerima silaturahmi sejumlah tokoh agama di ruang kerjanya, Rabu (16/9/2026) siang.

Pertemuan tersebut membahas rencana pelaksanaan perayaan Mukjizat “Air Berubah Menjadi Anggur” yang akan dilaksanakan di Gereja Maranatha Soe pada 24 hingga 26 September 2026.

Dalam pertemuan tersebut, turut hadir PJU Polres TTS, serta Pdt. Ketlin Radja, M.Th., Pdt. Yandres Sarkim, S.Th., dan Pdt. Ira RajaPono, S.Th.

Para tokoh agama menyampaikan bahwa kegiatan keagamaan tersebut akan berlangsung selama tiga hari dan melibatkan persekutuan doa serta anggota jemaat Klasis Kota Soe.

Diperkirakan sebanyak 197 persekutuan doa dan anggota jemaat Klasis Kota Soe akan mengikuti kegiatan tersebut. Selain itu, setiap Klasis di Kota Soe diperkirakan mengirimkan sekitar 10 hingga 20 orang perwakilan.

Untuk pelaksanaan tahun ini, pihak penyelenggara menyampaikan bahwa kegiatan akan difokuskan di lingkungan gereja dan tidak menggelar pawai. Panitia juga berupaya meminimalisir kegiatan yang tidak diperlukan sebagai langkah antisipasi agar seluruh rangkaian acara dapat berlangsung aman dan tertib.

Menanggapi hal tersebut, Kapolres TTS AKBP Kristiyan B. Martino menegaskan bahwa Polres TTS siap mendukung pelaksanaan kegiatan keagamaan tersebut melalui pengamanan sesuai dengan ketentuan dan standar operasional prosedur (SOP).

“Untuk jumlah jemaat yang hadir agar dapat dipastikan oleh panitia, sehingga kami dari kepolisian dapat menyusun personel yang akan melakukan pengamanan,” ujar Kapolres.

Kapolres juga menegaskan bahwa pihak kepolisian tidak bermaksud mempersulit pelaksanaan kegiatan keagamaan. Namun, setiap kegiatan yang melibatkan masyarakat dalam jumlah besar tetap perlu dipersiapkan dengan baik demi menjaga keamanan dan ketertiban.

“Kami dari kepolisian tidak mempersulit, namun tetap harus sesuai SOP agar dalam pelaksanaannya dapat berjalan dengan kondusif,” tegasnya.

Selain itu, Kapolres meminta panitia menyerahkan rundown atau susunan rangkaian kegiatan sebagai bahan bagi kepolisian dalam mempersiapkan kebutuhan pengamanan.

Pihak panitia juga diharapkan memberikan informasi lanjutan terkait kepastian pelaksanaan kegiatan, termasuk jumlah peserta dan rangkaian kegiatan yang akan dilaksanakan.

Melalui komunikasi dan koordinasi yang baik antara kepolisian dengan tokoh agama serta panitia penyelenggara, diharapkan pelaksanaan perayaan keagamaan tersebut dapat berjalan dengan aman, tertib dan kondusif.

#Polresttsdiberkatiuntukmemberkati