Polres TTS Gelar Rakor Pengamanan Karnaval Budaya dan Pawai Pembangunan 2026, Usulkan Pertimbangan Empati untuk Korban Gempa Flores
Tribratanewstts.com – Kepolisian Resor Timor Tengah Selatan (Polres TTS) menggelar rapat koordinasi (Rakor) kesiapan pengamanan Karnaval Budaya dan Pawai Pembangunan Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) Tahun 2026, Jumat (28/8/2026) siang.
Rapat yang berlangsung di Aula Rupatama Wicaksana Laghawa Polres TTS tersebut dipimpin langsung Kapolres TTS AKBP Kristiyan B. Martino, S.H., S.I.K., M.M., CELM., dan dihadiri unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, Satpol PP, Dinas Perhubungan, BPBD, tokoh agama, Senkom, serta sejumlah instansi terkait.
Dalam arahannya, Kapolres TTS menyampaikan bahwa kesiapan pengamanan harus direncanakan secara matang dan strategis untuk menjamin keamanan, kenyamanan, serta keselamatan masyarakat apabila kegiatan Karnaval Budaya dan Pawai Pembangunan tetap dilaksanakan.
Namun, Kapolres juga mengajak seluruh pihak mempertimbangkan kondisi kemanusiaan menyusul bencana gempa bumi yang melanda wilayah Flores dan menimbulkan duka bagi masyarakat Nusa Tenggara Timur.
Menurutnya, situasi tersebut menjadi salah satu pertimbangan penting dalam menentukan pelaksanaan kegiatan.
Kapolres TTS juga mengingatkan sejumlah potensi kerawanan yang selama ini dapat muncul dalam kegiatan serupa, seperti perkelahian, konsumsi minuman keras, hingga penggunaan sound system yang berlangsung sampai larut malam.
Atas berbagai pertimbangan tersebut, dalam rapat muncul usulan agar Karnaval Budaya dan Pawai Pembangunan ditiadakan atau dibatalkan sebagai bentuk empati, penghormatan, dan solidaritas kemanusiaan terhadap masyarakat Flores yang sedang berduka akibat bencana gempa bumi.
Meski demikian, Polres TTS menegaskan tetap siap mendukung keputusan pemerintah daerah, baik kegiatan tersebut dilaksanakan maupun tidak.
Dalam paparan Kabag Ops Polres TTS KOMPOL Agustinus H.D. Solle menjelaskan bahwa apabila kegiatan tetap dilaksanakan, pihaknya telah menyiapkan konsep pengamanan dengan melibatkan berbagai unsur.
Rencana pengamanan melibatkan Polri, TNI, Dinas Perhubungan, Satpol PP, BPBD, Dinas Kesehatan dan Senkom, dengan total kekuatan mencapai 342 personel.
Selain itu, Polres TTS telah memetakan sejumlah lokasi yang berpotensi menjadi titik rawan kemacetan dan kecelakaan lalu lintas, khususnya di ruas jalan utama serta pusat aktivitas masyarakat di Kota SoE.
Potensi gangguan tersebut antara lain disebabkan ruas jalan yang sempit, parkir sembarangan, kendaraan angkutan umum yang berhenti di badan jalan, aktivitas perdagangan, serta pelanggaran terhadap rambu dan lampu lalu lintas.
Untuk rute pawai yang telah disepakati, peserta direncanakan berangkat dari Kantor Bupati TTS yang baru, kemudian menuju Pertigaan Gerbang Civic Center, melewati Jalan Negara depan SMKN 2, Perempatan Kampung Rote, kawasan pertokoan Pasar Lama, Perempatan MJ, Pertanahan, Perempatan Bank NTT Cabang SoE, kemudian melewati depan Terminal Kota SoE, Telkom, depan Rumah Jabatan Bupati, dan berakhir di depan Pengadilan Negeri SoE.
Berdasarkan data per 16 Agustus 2026, tercatat 71 regu yang telah terdaftar sebagai peserta, terdiri dari 44 regu OPD/sekolah/penguyuban serta 27 regu kelompok, pemuda, komunitas dan lainnya.
Dalam sesi diskusi, sejumlah perwakilan instansi dan tokoh agama menyampaikan masukan.
Pj. Pasi Ops Kodim 1621/TTS Pelda I Nengah Ponio menyatakan TNI siap mendukung pengamanan apabila kegiatan tetap dilaksanakan. Ia juga mengingatkan agar peserta tidak menyalakan sound system setelah kegiatan selesai dan kembali ke rumah masing-masing.
Sementara itu, Kabid Trantibum Satpol PP TTS Ayub Hermanus menyatakan kesiapan personel Satpol PP membantu pengamanan serta mengusulkan agar waktu atraksi setiap peserta dibatasi sekitar dua hingga tiga menit untuk mencegah terjadinya penumpukan.
Dari Dinas Perhubungan, Kabid Lalu Lintas Ebenheiser A.S. Nubatonis menyampaikan bahwa hingga rapat berlangsung belum terdapat kepastian jadwal pelaksanaan. Informasi mengenai rencana pelaksanaan pada 1 September 2026 masih menunggu konfirmasi dari Bupati dan Wakil Bupati TTS.
Ia juga menegaskan adanya informasi yang mengatasnamakan Dinas Perhubungan terkait kegiatan tersebut yang dinyatakan tidak benar atau hoaks.
Sejumlah tokoh agama yang hadir juga memberikan masukan agar kegiatan dipertimbangkan untuk dibatalkan sebagai bentuk solidaritas kepada masyarakat Flores yang sedang mengalami musibah.
Pendeta Jemaat GMIT Efata SoE Pdt. Emma M. Fay, S.Th. menyoroti pentingnya ketegasan terhadap peserta yang melanggar aturan, khususnya terkait konsumsi minuman keras.
Senada, Diakon Paroki Santa Maria Mater Dolorosa SoE Dk. Marianus Banase mengimbau agar rangkaian kegiatan tidak berlangsung hingga larut malam dan tidak dijadikan momentum untuk mabuk-mabukan maupun melakukan tindakan yang mengganggu keamanan dan ketertiban.
Ketua Senkom Kabupaten TTS H. Kusnan, Ketua PHDI Kabupaten TTS Putu Damayasa, Jaksa Fungsional Kejaksaan Negeri SoE Oktavia Permatasari, serta Sekretaris MUI Kabupaten TTS Agus Haryanto juga menyampaikan pertimbangan agar kegiatan dapat ditiadakan atau dibatalkan sebagai bentuk empati terhadap korban bencana gempa bumi di Flores.
Sementara Kepala Kesbangpol Kabupaten TTS Apollos Banunaek, SE., menyampaikan bahwa seluruh masukan yang berkembang dalam rapat dapat menjadi bahan rekomendasi bagi pemerintah daerah dalam mengambil keputusan.
Pada akhir rapat, seluruh masukan dan saran yang disampaikan menjadi bahan pembahasan untuk selanjutnya disampaikan kepada pemerintah daerah.
Rapat menyepakati perlunya keputusan yang jelas dari pemerintah daerah terkait pelaksanaan Karnaval Budaya dan Pawai Pembangunan Tahun 2026. Jika kegiatan tetap dilaksanakan, seluruh unsur terkait menyatakan siap melakukan pengamanan secara maksimal agar kegiatan berlangsung aman, tertib dan lancar.
Kapolres TTS AKBP Kristiyan B. Martino melalui jajaran Polres TTS menegaskan komitmen kepolisian untuk tetap mendukung setiap keputusan pemerintah daerah dengan mengedepankan aspek keamanan, ketertiban, keselamatan masyarakat, serta nilai kemanusiaan.
#Polresttsdiberkatiuntukmemberkati

Humas Polres Timor Tengah Selatan

