Cegah Hoaks, Bullying dan Judi Online Sejak Dini, Kapolsek Kie Jadi Irup di SD GMIT Oenai

Cegah Hoaks, Bullying dan Judi Online Sejak Dini, Kapolsek Kie Jadi Irup di SD GMIT Oenai

Tribratanewstts.com – Dalam upaya membangun karakter generasi muda yang disiplin, cerdas, sadar hukum, serta mampu menggunakan teknologi secara bijak, Kapolsek Kie IPDA Joksan C.H. Tunu bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) dalam kegiatan upacara bendera di SD Gemit Oenai, Desa Oenai, Kecamatan Kie, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Senin (2/11/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 07.15 WITA tersebut merupakan bagian dari kegiatan Pembinaan dan Penyuluhan Masyarakat (Bintibsos) yang dilaksanakan oleh Polsek Kie.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Kepala Sekolah SD Gemit Oenai, Kanit Binmas Polsek Kie AIPTU Jeri L. Kase, Bhabinkamtibmas Desa Oenai AIPDA Yestrison Koy, para dewan guru, serta 105 siswa-siswi SD Gemit Oenai.

Dalam amanatnya, IPDA Joksan C.H. Tunu menyampaikan sejumlah pesan edukatif kepada para siswa mengenai bahaya berita bohong atau hoaks, perundungan (bullying), kenakalan remaja, serta pentingnya membangun kedisiplinan sejak usia dini.

Kapolsek mengingatkan para siswa agar tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum jelas kebenarannya. Ia juga memberikan pemahaman bahwa bullying bukan sekadar candaan, melainkan tindakan yang dapat menyakiti orang lain, baik secara fisik, melalui perkataan kasar maupun melalui media digital.

Menurutnya, tindakan perundungan dapat menyebabkan korban kehilangan kepercayaan diri, enggan bersekolah, bahkan mengalami tekanan psikologis. Karena itu, para siswa diajak untuk saling menghargai perbedaan, tidak merasa lebih hebat dari orang lain, serta berani melaporkan tindakan perundungan kepada guru atau orang dewasa yang dipercaya.

Kapolsek juga mengajak para siswa menjadi anak yang disiplin dan hebat, tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kesadaran hukum, bertanggung jawab, serta mampu menjaga diri dari berbagai pengaruh negatif.

Selain itu, beberapa hal penting lainnya turut ditekankan, antara lain:

  1. Waspada terhadap judi online, serta tidak mudah tergiur dengan janji keuntungan besar dalam waktu singkat.
  2. Tidak mudah terpengaruh ajakan negatif di internet, terutama dari pihak yang tidak dikenal.
  3. Bijak menggunakan teknologi dan media sosial, dengan memanfaatkan internet untuk kegiatan yang positif.
  4. Memikirkan masa depan sebelum bertindak, serta mempertimbangkan setiap konsekuensi dari perbuatan yang dilakukan.
  5. Menaati aturan dan memiliki kesadaran hukum, baik di lingkungan sekolah, keluarga maupun masyarakat.

Menutup amanatnya, Kapolsek Kie menitipkan tiga pesan penting kepada seluruh siswa, yakni menggunakan internet untuk belajar, memanfaatkan media sosial untuk berkarya, serta menggunakan masa muda untuk membangun prestasi.

Ia berharap para siswa dapat tumbuh menjadi generasi penerus bangsa yang cerdas, berkarakter, disiplin, bertanggung jawab, dan mampu membawa perubahan positif bagi lingkungan sekitarnya.

Melalui kegiatan Bintibsos tersebut, Polsek Kie terus berupaya memperkuat kehadiran Polri di lingkungan pendidikan sekaligus membangun kemitraan dengan pihak sekolah dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan bebas dari perundungan.

Kegiatan dilaksanakan oleh tiga personel Polsek Kie, yakni Kapolsek Kie IPDA Joksan C.H. Tunu, Kanit Binmas AIPTU Jeri L. Kase, dan Bhabinkamtibmas Desa Oenai AIPDA Yestrison Koy. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar.