Dengar Keluhan Hewan Ternak hingga Cegah Karhutla, Kapolsek Polen Gelar "Jumat Curhat" Bersama Warga Desa Loli

Dengar Keluhan Hewan Ternak hingga Cegah Karhutla, Kapolsek Polen Gelar


​Tribratanewstts.com – Guna mempererat tali silaturahmi serta menyerap aspirasi dan keluhan warga secara langsung, Kepolisian Sektor (Polsek) Polen menggelar kegiatan Jumat Curhat di Halaman Kantor Desa Loli, Kecamatan Polen, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), pada Jumat (16/10/2026)pagi.
​Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WITA tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Polen, IPTU Arif Fachrudin, didampingi Kanit Intel AIPTU Manase Djami, Kanit Binmas AIPDA Yosef F. Luba, serta Bhabinkamtibmas Desa Loli AIPTU Paskalis Jehani.


​Turut hadir dalam dialog interaktif ini Kepala Desa Loli Yupiter Mella, Tokoh Adat Marten Mella, Tokoh Pemuda Ahmad Musafir, serta masyarakat RT 002/RW 001 Desa Loli.
​Poin Penting Himbauan Kamtibmas Polsek Polen
​Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek Polen IPTU Arif Fachrudin menyampaikan sejumlah himbauan penting demi terciptanya kondusifitas lingkungan, di antaranya:
​Koordinasi dan Cegah Main Hakim Sendiri: Mengimbau warga agar selalu berkoordinasi dengan pihak kepolisian jika terjadi masalah Kamtibmas dan tidak mengambil tindakan sendiri yang merugikan.
​Bahaya Miras dan Perjudian: Menyerukan stop produksi/konsumsi minuman keras (miras) serta menjauhi judi online/konvensional, karena pemicu utama tindak pidana dan KDRT berasal dari dua hal tersebut.
​Cegah Karhutla: Mengingatkan warga dan petani yang tinggal di kawasan hutan agar tidak membuka lahan baru dengan cara membakar demi mengantisipasi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di musim kemarau.
​Layanan Pengaduan Cepat 110: Mengajak masyarakat untuk memanfaatkan layanan bebas pulsa Call Center 110 atau kontak Polsek Polen jika membutuhkan bantuan cepat kepolisian.
​Serap Aspirasi: Solusi Masalah Ternak Sapi dan Komitmen Tokoh Adat
​Dalam sesi dialog, Tokoh Adat Desa Loli, Marten Mella, menyampaikan keluhan warga terkait hewan ternak (sapi) milik warga yang dilepas liar hingga masuk dan merusak tanaman di kebun warga.
​Menanggapi hal tersebut, Kapolsek Polen IPTU Arif Fachrudin menyarankan perlunya sosialisasi intensif dari Pemdes dan Bhabinkamtibmas agar pemilik ternak wajib mengandangkan sapinya, sementara pemilik lahan juga diimbau memperkokoh pagar kebun demi mencegah konflik sosial.
​Gayung bersambut, Kepala Desa Loli, Yupiter Mella, menegaskan bahwa Pemdes akan terus menekankan pentingnya kesadaran bersama antara pemilik ternak dan pemilik lahan.
​Sementara itu, Tokoh Pemuda Ahmad Musafir bersama Tokoh Adat mengapresiasi tinggi kehadiran Polsek Polen. Mereka berkomitmen untuk:
​Menyampaikan edukasi adat agar warga tidak membakar hutan saat membuka lahan.
​Menahan diri dan tidak mudah terprovokasi isu-isu yang dapat memecah belah warga.
​Aktif memberikan informasi dan bekerja sama dengan Bhabinkamtibmas demi menjaga ketenteraman Desa Loli.
​"Program Jumat Curhat ini merupakan wadah bagi kami untuk mendengar langsung keluhan masyarakat, sehingga potensi masalah sosial maupun kriminalitas dapat kita deteksi dan cegah sejak dini," tegas IPTU Arif Fachrudin.
​Rangkaian kegiatan Jumat Curhat Polsek Polen di Desa Loli berakhir pada pukul 10.30 WITA dengan situasi yang aman, kondusif, dan penuh rasa kekeluargaan.